Call Links WhatsApp, Fitur Baru untuk Ngobrol 32 Orang Sekaligus

Share:

Call Links WhatsApp kabarnya telah hadir untuk para pengguna. Fitur baru ini memungkinkan pengguna untuk mengobrol dengan 32 orang sekaligus.

Call Links WhatsApp diumumkan oleh Mark Zuckerberg pada bulan lalu. Fitur tersebut mengundang orang ke panggilan baru atau bergabung ke panggilan.

Laporan menunjukkan, WhatsApp mulai meluncurkan fitur tersebut ke pengguna luas, memungkinkan hingga 32 orang untuk bergabung dalam panggilan sekaligus.

Selain itu, seperti Telset kutip dari Gadgets360, pada Sabtu (22/10/2022), tautan berlaku hingga 90 hari. WhatsApp meluncurkannya dalam skala lebih besar.

Opsi untuk membuat Call Links disematkan di bagian atas tab Calls. Fitur baru tersebut sudah ada dalam versi stabil untuk perangkat berbasis Android.

Mengetuk opsi Create call link akan menghasilkan tautan panggilan unik yang akan berlaku hingga 90 hari. Pengguna juga punya opsi untuk memilih jenis panggilan. Apakah itu panggilan video atau panggilan suara.

Pengguna juga memiliki beberapa opsi berbagi di menu. Tautan sendiri bisa dibagikan via obrolan WhatsApp. Atau, bisa juga dengan menyalin/membagikan tautan melalui aplikasi lain. Namun, fitur itu tampaknya absen dari WhatsApp versi desktop atau PC atau komputer.

Apabila membuka tautan panggilan WhatsApp di desktop, pengguna akan diarahkan ke halaman yang menawarkan opsi untuk gabung ke panggilan dari ponsel. Di sini pengguna dapat memindai kode QR untuk bergabung dengan panggilan atau menyalin tautan panggilan. Selanjutnya, bisa mengakses fitur tersebut.

Mark Zuckerburg telah mengumumkan fitur ini pada bulan lalu. Perusahaan juga mulai menguji fitur panggilan grup sampai 32 anggota yang tersedia via update.

Meta menyatakan bahwa WhatsApp akan terus melakukan pengembangan fitur guna menambah pengalaman menarik bagi para pengguna secara global.

Boz Meta, Mark Zuckerberg, bahkan berani menyatakan bahwa WhatsApp merupakan platform pesan instan yang paling aman berkat sistem yang diterapkan.

Ia menyebut, WhatsApp jauh lebih aman daripada iMessage milik Apple. Sebab, WhatsApp menggunakan sistem keamanan terbaik, termasuk enkripsi end-to-end.

Will Cathcart, kepala WhatsApp di Meta, menyatakan bahwa WhatsApp terus berkembang di Amerika Serikat meskipun jumlah pengguna belum mendominasi.

Namun demikian, ia melanjutkan, perusahaan ingin jumlah pengguna WhatsApp di Negeri Paman Sam terus mengalami peningkatan sehingga jadi dominan.

Ia mengemukakan, WhatsApp bakal terus mengalami perkembangan, terutama dalam hal fitur baru. Katanya, WhatsApp akan mendapatkan banyak fitur anyar. [SN/IF]

No comments